Anggota Rohis

Dengan Penuh semangat semoga kita semua dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab pada Rohis SMA N 1 Demak dengan sebaik-baiknya,
@ROHIS 2011-2012. :)

Idul Adha

Alhamdulillah 2 kerbau dan 1 kambing berhasil di sembelih dan di bagikan kepada warga oleh Rohis SMA N 1 Demak,
Pada Tanggal 10 Dzulhijjah 1433 H/ 6 Nopember 2011.

Peringatan Maulid Nabi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di selenggarakan di mushola pada tanggal 12 rabiul awal.
Acara ini diikuti oleh anak ROHIS dan sebagian siswa - siswi SMA N 1 Demak. Alhamdulillah berjalan dengan lancar. :)

ROHIS Angkatan 2009-2010

Walaupun badan ini terpisahkan oleh tempat tapi kami tetap akan bersama dalam Perjuangan.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Makkah Sebagai Pusat Bumi

0 komentar

Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).

Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.

Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.

Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawaban adalah ya.
Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.

Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?

Makkah Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.

Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.

Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.

Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:

‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich

Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit

Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)

Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.

Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.

Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’

Thawaf di Sekitar Makkah

Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.

Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.

Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.

Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.

http://www.eramuslim.com

Al Quran Sebagai Pembela di Akhirat

0 komentar

Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."

Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?"
Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"
Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.

Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?" Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."

Subhanallah, untuk itu mari kita membiasakan mempelajari al quran, minimal kita membacanya dengan membaca terjemahannya juga. Wallahu'alam

Pengaruh Do'a dalam Hati

0 komentar

Doa adalah obat yang mujarap untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Aktivitas doa, tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari. Ibarat sebuah permohonan atau seperti istilah proposal yang diajukan kepada Allah SWT. Dengan proposal itu, Allah SWT akan tahu yang diungkapkan hambanya.

Selain itu, doa juga bisa menyembuhkan penyakit di dalam ‘dada’. Dada yang dimaksud dalam konteks ini adalah hati. Jika hati sudah digerogoti virus, maka akan sangat sulit disembuhkan. Tak ada cara lain, pengobatannya hanya dengan ayat-ayat Allah, karena penyakit di dalam dada bukan hanya sekedar penyakit jantung atau penyakit tubuh saja, melainkan banyak penyakit yang tidak bisa dilihat secara kedokteran atau medis.

Penyakit hati adalah penyakit berbahaya, sebab hati tongkat pertama yang akan memerintahkan anggota tubuh lainnya untuk berbuat maksiat. Misalnya penyakit dengki, iri, sombong dan masih banyak penyakit yang akan bersarang di hati.

Mengapa obatnya hanya dengan doa? Sebab do’a itu pada dasarnya merupakan pengakuan kepada Allah. Dari Allah dan hanya Allah yang bisa menyembuhkan. Seperti ditegaskan dalam Surat Yunus ayat 57 yang artinya : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada dan petunjuk serta rahmat dari bagi orang-orang beriman. Dalam ayat itu sangat jelas, jika hati selalu mendapat suntikan ayat-ayat Allah, niscaya akan menghasilkan kebersihan dan kemurnian hati. Anggota tubuh lainnya juga tidak akan menjalankan kemaksiatan.

Dengan demikian, jika hati bersih maka akan bersih pula kehidupan sosial. Tidak akan ada lagi masalah-masalah yang berpangkal dari kedengkian hati. Dengki itu ibarat api, makin membesar apabila tidak segera dipadamkan. Jika sudah demikian, maka akan sulit disembuhkan. Kejadian yang terjadi selama ini, seperti pembunuhan, perceraian, pemerkosaan, korupsi dan banyak lagi perbuatan akibat dari ‘hati’. Semua itu tidak akan terjadi apabila hati kita selalu terpenuhi ayat-ayat Allah, yang pasti akan menuai dan menghasilkan kebajikan dan jalan kebaikan.

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim menegaskan, Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik, maka baik pula seluruh jasad, dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahwa gumpalan itu adalah hati. Jadi sudah jelaskan bahwa betapa bahayanya penyakit hati ini, jadi hanya dengan doa dapat tersembuhkan penyakit hati itu.

Tujuan utama dari doa adalah untuk pendakian spiritual menuju Sang Khalik, proses penyatuan diri hamba dengan penciptanya. Sholat dan dzikir juga bagian dari doa tersebut. Doa akan cepat terkabul apabila disampaikan dengan lemah lembut, santun dan lebih penting lagi penuh keyakinan. Bisa juga banyak berdzikir, maka Allah akan selalu mengabulkan permohonan hambanya, seperti ditegaskan dalam Al-Quran Berdzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku berdzikir kepadamu. Lalu dalam ayat lain Aku mengabulkan permohonan orang yang meminta kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi permintaan-Ku, dan beriman kepada-Ku.

Dan, apa saja permintaan Allah itu? Permintaan itu tidak lain adalah supaya kita selalu mengingat Allah. Tidak merusak alam, tidak menyakiti orang lain, tidak menggunjing, ringan bersedekah dll. Itu semua merupakan wujud dari iman. Lalu bagaimana agar bisa melakukan semua itu? Jawabnya tidak lain adalah dengan kembali kepada Quran dan Hadist. Jika Quran dan Hadist terlalu luas, dipersingkat saja menjadi Sholat dan Dzikir. Bukankah dengan sholat itu akan jauh dari perbuatan keji dan mungkar?

Nah, jika sudah sholat dan dzikir tetapi masih berbuat keji dan mungkar, berarti ada yang salah dari sholat dan dzikir kita itu. Itu pasti !!!. Kok bisa? Ketika sudah niat sholat, lalu mengucap takbir, sebenarnya adalah pengakuan kepada Allah sudah jelas terucap. Allahu Akbar, Allah Maha Besar, artinya manusia ini tidak ada apa-apanya.

Mengapa? Tujuan dari ibadah; sholat dan dzikir adalah amar makruf nahi mungkar. Makna tersembunyi padahal yang utama adalah ‘menabung’ di akhirat. Kita perlu rumah di akhirat, dan rumah itu adalah surga. Bagaimana kita mau memilki sebuah rumah, jika kita tidak pernah membuatnya? Pondasi, tembok, kamar tidur dan atap bahkan taman, perlu dibuat sedikit demi sedikit. Nah, sholat dan dzikir serta aplikasi dalam kehidupan sehari-hari itu adalah “proses” pembuatan sebuah rumah yang indah itu.

Membuat sebuah rumah di dunia saja membutuhkan banyak biaya, waktu dan pengorbanan. Demikian juga membangun sebuah rumah impian di surga, betapa besar dan berat godaan itu menerpa. Mengendalikan hawa nafsu duniawi, emosi dsb. Dalam konsep “Jawa” adalah “nutupi babahan howo songo”, Menutup 9 lubang yang ada dalam tubuh, yaitu mata, telinga, mulut, hidung, kelamin dan dubur. Artinya, menjaga semua lubang itu dari maksiat, dosa dan barang haram dsb. Dan, aku ingin memiliki rumah yang indah di surga itu bersama dengan kedua orang tuaku, istri dan anak-anaku dan guru-guruku serta dengan seluruh-saudara muslimku. Amin.

http://ilma-site.blogspot.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...